Senin, 22 Februari 2016

Cara Mengatasi Hidung Tersumbat Pada Bayi




Bagaimana cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang benar? Dulu saat bayi saya baru berumur 2 bulan dan mengalami hidung tersumbat saya sangat bingung dan khawatir, tetapi saat ini saya sudah biasa mengalaminya dan dengan mudah bisa mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang mampet dengan cepat dan aman.

Hidung tersumbat pada bayi adalah masalah yang umum dan sering terjadi ketika bayi flu pilek, terutama pada usia bayi di bawah 6 bulan. Hidung tersumbat pada bayi merupakan peradangan kecil pada pembuluh darah yang bisa menyebabkan lapisan pada jaringan hidung akan membengkak. Saat hidung tersumbat pada bayi yang menyebabkan peradangan, menyebabkan bayi kesal, rewel dan tidak bisa tidur pulas waktu malam hari.

Pada saat si kecil usia kurang dari 6 bulan hidung tersumbat ia belum bisa bernafas menggunakan mulutnya sehingga akan berusaha keras bernafas menggunakan hidungnya meskipun sedang mampet. Pada saat menyusui, jelas bayi dengan hidung tersumbat akan sangat terganggu dan bahkan tidak bisa menyusui dengan maksimal yang pada gilirannya asupan ASI sangat berkurang.

Hidung tersumbat pada bayi di sebabkan oleh beberapa masalah yang menyebabkan pilek yaitu: dingin dan flu, pilek, alergi atau demam, infeksi sinus, iritasi bahkan terlalu sering menggunakan beberapa semprotan hidung atau tetes bisa menyebabkan hidung tersumbat juga.

Saat usia bayi kurang dari 2 tahun, akan banyak mengalami flu pilek yang menyebabkan hidung tersumbat. Bahkan saat sedikit hawa dingin saja si kecil bisa flu dan pilek. Pada tahun pertama setelah kelahiran, bayi bisa mengalami flu 4 hingga 10 kali dalam satu tahun.


Hidung tersumbat pada bayi saat usia bulan pertama sangat menggangu kehidupan bayi bukan hanya masalah pola makan atau tidak mau menyusu, pola tidur bahkan bisa menyebabkan pendengaran terganggu dan menghambat perkembangan bicara. Bayi akan tidur mendengkur dan tidak nyaman. Pada usia kurang dari 6 bulan ini, hidung tersumbat pada bayi tidak boleh di abaikan dan harus di tangani serius karena bisa menyebabkan masalah pernafasan yang bisa mengancam jiwa. Sangat berbeda ketika hidung tersumbat pada yang terjadi pada anak-anak dan orang dewasa.


1. Jika Anda adalah orang tua yang sangat menginginkan bayi Anda nyaman saat tidur dan tidak mengalami hidung tersumbat, anda wajib membeli humidifier yang fungsinya mempertahankan tingkat kelembaban udara, ini sangat penting karena udara kering yang sangat menjengkelkan bayi akan mudah di atasi dengan humidifier ini.

2. Tips mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang kedua, bisa menggunakan obat tetes buat bayi hidung tersumbat, namun saya berharap Anda berkonsultasi dengan Dokter atau apoteker yang bisa di percaya, penggunaan obat tetes ini juga harus berhati-hati.

3. Mengatasi hidung tersumbat pada bayi dengan larutan garam. Dengan bantuan pipet masukkan 2 hingga 3 tetes larutan garam ke dalam hidung bayi, tunggu beberapa menit maka lendir akan melunak dan hidung tersumbat pada bayi Anda bisa di atasi. 

Hati-hati menggunakan larutan garam ini, dan lebih baiknya Anda membeli larutan garam ke apotek untuk takaran yang tepat. Saat lendir pada hidung bayi melunak, gunakan aspirator bayi untuk menyedot lendir dari saluran hidungnya. Lakukan hal ini dengan penuh kasih sayang. Aspirator adalah perangkat bulat penghisap keluar lendir dari lubang hidung bayi. Lakukan hal ini pada saat mu makan dan sebelum tidur.

4. Solusi lain mengatasi hidung tersumbat pada bayi adalah sedikit mengangkat kepala posisi tidur bayi, Anda dapat melakukannya dengan menempatkan bantal kecil dan nyaman. Posisi tidur yang paling nyaman adalah seperti menempatkan bayi pada kursi mobil yang di miringkan. Walaupun sederhana tetapi hal ini sangat membantu mengatasi hidung tersumbat pada bayi.

Pada saat usia bayi Anda kurang dari satu tahun, jangan sembarangan menggunakan obat tanpa berkonsultasi dengan dokter bayi, karena bisa berakibat fatal terhadap infeksi ataupun kesehatan bayi.


SEMOGA BERMANFAAT!





Jumat, 19 Februari 2016

Manfaat Buah Manggis Untuk Kehamilan




Manggis adalah buah menyegarkan dengan kulit ungu yang sangat tebal. Buah ini memang memiliki penampilan luar yang sangat menyenangkan. Daging buah manggis berkelompok pada bagian dalam kulit dengan biji yang kecil. Buah ini banyak dipanen pada musim kemarau dan mudah ditemukan di Indonesia. Buah ini memiliki karakteristik rasa yang lembut, manis dan menyegarkan. Ibu hamil biasanya banyak makan buah manggis untuk mengatasi rasa mual atau haus berlebihan.

Buah manggis masih menjadi misteri untuk semua ibu hamil. Beberapa orang mengatakan bahwa buah manggis merupakan larangan ibu hamil yang tidak boleh dimakan selama hamil. Namun jika melihat kandungan di dalamnya bisa dikatakan bahwa buah manggis bisa mencukupi kebutuhan nutrisi untuk ibu hamil. Jadi, mari kita buktikan bahwa buah manggis mengandung nutrisi yang baik untuk ibu hamil dan janin.


1. Manggis Mencegah Cacat Bayi

Ibu hamil membutuhkan asupan folat sebesar 600 mikrogram sepanjang kehamilan. Folat diperlukan dalam gizi ibu hamil untuk mencegah cacat bayi yang terjadi pada tulang belakang dan otak. Manggis memiliki kandungan folat sebesar 65 mikro gram dalam setiap 50 gram buah manggis, jumlah ini tentu sangat besar. Manfaat manggis untuk ibu hamil membantu pertumbuhan bayi sehingga mencegah cacat pada otak, tulang belakang dan beberapa jenis cacat pada bibir.

2. Membentuk Jaringan Tulang Rawan

Manggis mengandung sekitar 0,3 miligram mangan dalam setiap 50 gram daging buah. Semua ibu hamil membutuhkan mangan untuk membantu pembentukan jaringan tulang rawan dan sistem tulang pada janin. Kesempurnaan bentuk dan fisik dari bayi ditentukan dari jumlah kecukupan asupan mangan. Buah manggis sangat baik dikonsumsi saat mulai tanda tanda kehamilan di trimester pertama. Bahkan mangan juga memiliki peran yang sangat penting untuk membentuk janin yang sehat dan terlindungi dari kanker.

3. Membentuk Sistem Kekebalan Tubuh

Ibu hamil membutuhkan asupan makanan sehat untuk ibu hamil yang berperan untuk membentuk dukungan imun tubuh yang kuat selama kehamilan. Manggis kaya dengan sumber vitamin C, bahkan dalam setiap 50 gram manggis mengandung sekitar 5,8 miligram vitamin C. Sementara ibu hamil membutuhkan sekitar 86 miligram vitamin C per harinya.

Vitamin C berperan untuk meningkatkan kesehatan ibu, menjaga sistem kesehatan janin agar tidak mudah terkena infeksi kuman dan bakteri, serta mempersiapkan kulit ibu hamil saat janin tumbuh besar.

4. Mengatasi Sembelit

Serat adalah salah satu zat khusus yang dibutuhkan oleh ibu hamil terutama saat masuk ke trimester pertama. Ibu hamil selalu mengalami gangguan kehamilan seperti sembelit dan rasa tidak nyaman karena pengaruh hormon pada sistem pencernaan. Dalam setiap 50 gram manggis mengandung sekitar 3,7 gram serat. Kebutuhan wanita hamil sekitar 26 gram serat setiap hari. Serat pada buah manggis akan mengurangi rasa sembelit.

5. Mencegah Preklamsia

Preklamsia adalah sebuah kondisi yang bisa terjadi pada semua ibu hamil. Kondisi ini disebabkan karena adanya masalah pembuluh darah yang mengalami tekanan selama kehamilan, karena pola makan yang buruk dan riwayat tekanan darah tinggi sebelum hamil. Kondisi ini bisa menjadi penyebab keguguran, kematian ibu dan janin, kelahiran prematur dan cacat janin. Konsumsi buah manggis setidaknya 2 buah sehari akan mengurangi semua resiko preklamsia. Manfaat manggis untuk ibu hamil mampu mempengaruhi tekanan darah dan penyerapan protein dalam darah.

6. Menjaga Elastisitas Kulit

Selama hamil kulit bagian perut ibu hamil akan merenggang sesuai dengan perkembangan janin yang terus membesar. Ibu hamil membutuhkan asupan yang bisa membuat elastisitas kulit tetap terjaga dan mampu kembali seperti semula setelah kelahiran. Manggis memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi. Vitamin C juga mendukung agar kulit ibu bisa menjadi lentur sesuai dengan kondisi dan ukuran janin.

7. Mampu Menurunkan Kolesterol

Bagi ibu hamil yang memiliki kolesterol tinggi akan mendatangkan resiko kesehatan yang cukup buruk untuk tubuhnya sendiri dan juga janin. Ibu hamil harus mencukupi asupan nutrisi dan vitamin yang cukup. Tapi untuk menurunkan kolesterol maka ibu hamil memerlukan camilan yang sehat. Buah buahan untuk ibu hamil seperti manggis ini, rendah kalori dan juga tidak mengandung kolesterol. Manggis bisa menjadi camilan yang menyehatkan untuk ibu hamil dengan riwayat tinggi kolesterol.

8. Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Banyak ibu hamil yang mengeluh tentang pencernaan yang buruk dan kesehatan yang kurang baik. Hal ini dipengaruhi karena tubuh sedang mempersiapkan pertumbuhan janin. Untuk mencegah semua masalah ini maka ibu hamil bisa makan buah manggis secara rutin. Manfaat manggis untuk ibu hamil mengandung vitamin B kompleks yang mendukung proses metabolisme protein, lemak dan karbohidrat. Makanan yang masuk ke tubuh ibu hamil bisa dicerna dengan baik dan kesehatan ibu hamil akan tetap terjaga.

9. Mengontrol Detak Jantung

Manggis adalah adalah salah satu jenis buah yang banyak mengandung kalium. Kalium diperlukan oleh ibu hamil untuk mengontrol detak jantung, memelihara kesehatan jantung janin dan juga sistem tekanan darah. Manggis akan melindungi ibu hamil dan janin dari berbagai gangguan penyakit jantung. Kalium juga bisa didapatkan dari manfaat kurma untuk ibu hamil.

10. Mengatasi Lelah untuk Ibu Hamil

Manggis adalah salah satu buah menakjubkan yang memiliki sifat anti inflamasi. Senyawa ini sangat baik untuk ibu hamil karena ibu hamil biasanya merasa lebih lelah terutama untuk bagian panggul dan kaki. Konsumsi buah manggis secara rutin akan mengurangi semua efek samping alami yang muncul selama kehamilan.

11. Mendukung Kesehatan Kulit Ibu Hamil

Banyak ibu hamil yang merasa memiliki penampilan buruk selama hamil hingga setelah melahirkan. Hal ini disebabkan karena ibu hamil memiliki sel kulit mati yang lebih besar pada kulit. Untuk menghindari semua resiko ini maka konsumsi buah manggis yang mengandung senyawa xanthon. Senyawa ini akan memberikan perlindungan kepada kulit untuk memperbaiki sel-sel kulit yang mati dan rusak.



Kamis, 18 Februari 2016

Manfaat Ikan Tuna Untuk Ibu Hamil




Ikan tuna merupakan salah satu ikan laut yang memiliki beberapa spesies dari famili scombridae dan genus thunnus. Ikan ini termasuk perenang andal (penelitian pernah mengukur mampu mencapai 77 km/jam). Juga mempunyai aspek fisiologi tuna yaitu kemampuan untuk menjaga suhu tubuh tetap lebih tinggi daripada suhu lingkungan di sekitarnya seperti spesies tuna besar, tuna sirip biru (thunnus thynnus), bisa menaikkan suhu darahnya di atas suhu air karena aktifitas otot – otot mereka. 

Hal inilah yang membuat ikan tuna bertahan hidup pada air laut yang lebih dingin sehingga dapat hidup dalam kondisi yang paling sulit sekalipun. Secara biologi, ciri – ciri ikan tuna adalah memiliki sirip punggung (dorsal) dua berkas, sirip punggung pertama berukuran kecil dan terpisah dari sirip punggung kedua, dibelakang sirip punggung dan sirip dubur (anal) terdapat jejeran sirip – sirip kecil tambahan yang disebut finlet. 

Sirip ekor bercabang dalam (bercagak) dengan jari – jari penyokong menutup seluruh ujung hipural, dikedua sisi batang ekor terdapat dua lunas samping berukuran kecil dimana pada beberapa spesies tertentu mengapit satu lunas samping yang lebih besar. Di sekitar sirip dada ditutupi oleh sisik – sisik tebal dan agak besar, bagian tubuh sisanya bersisik kecil atau tanpa sisik. Ikan ini juga memiliki tulang belakang (vertebrae) antara 31 – 66 buah. 

Secara umum ikan laut memiliki daging yang berwarna putih, tetapi daging ikan tuna berwarna merah muda hingga merah tua dan bertubuh besar atau fusiform. Hal ini disebabkan otot ikan tuna kaya akan kandungan zat myoglobin. Ikan laut lain yang menyerupai tuna adalah tongkol dan cakalang. 


1). Thunnus alalunga ( bonnaterre, 1788 ), tuna albakora, 105 sentimeter ( 41 in ) 

2). Thunnus albacares ( bonnaterre, 1788 ), madidihang atau tuna jabrig 

3). Thunnus atlanticus ( lesson, 1831 ), tuna sirip hitam 

4). Thunnus maccoyii ( castelnau, 1872 ), tatihu 

5). Thunnus obesus ( lowe, 1839 ), tuna mata besar 

6). Thunnus orientalis ( temminck & schlegel, 1844 ), tuna sirip biru pasifik 

7). Thunnus thynnus ( linnaeus, 1758 ), tuna sirip biru 

8). Thunnus tonggol ( bleeker, 1851 ), tongkol abu - abu 

9). Thunnus karasicus ( lesson, 1831 ), tuna karasik Menurut beberapa sumber, 

fillet tuna adalah bagian dari ikan laut yang berasa sangat lezat, apalagi jika anda pintar mengolahnya menjadi salah satu hidangan seafood atau masakan Padang, sehingga banyak orang yang suka apalagi ikan tuna dikenal juga sebagai bahan makananyang memiliki manfaat tinggi untuk kesehatan ibu hamil, seperti dijelaskan dibawah ini :

1). Ikan tuna memiliki kandungan asam amino bebas histidin yang cukup tinggi, oleh karenanya dengan mengkonsumsi tuna sangat baik untuk program diet yang sedang anda jalani, didukung oleh kandungan protein yang cukup tinggi menjadikan seorang ibu hamil tetap terlihat cantik.

2). Ikan tuna sangat baik untuk kesehatan otak janin sehingga kelak setelah mereka lahir akan menjadi anak – anak yang cerdas. 

3). Zat protein dalam ikan tuna membantu pembentukan kulit, rambut dan kuku yang cantik terhadap calon bayi anda, juga bagus untuk menjaga otot – otot janin tetap kuat serta membersihkan darah ibu menjadi sehat. 

4). Bagus buat pencegahan penyakit secara umum terhadap si ibu seperti baik untuk kesehatan jantung, sumber vitamin B tinggi, menjaga sistem imunisasi tubuh tetap sehat, menjaga tekanan darah tetap normal sehingga terhindar dari stroke, mencegah kanker, dan menurunkan kadar trigliserida.

5). Kandungan ikan tuna seperti kalori, karbohidrat, vitamin dan mineral serta lemak yang bagus untuk kesehatan ibu dan calon bayi. Namun dibalik kelima manfaat makanan laut dari ikan tuna terhadap ibu hamil seperti tersebut di atas, ada dua hal yang perlu mendapat perhatian khusus yaitu porsi dan kandungan merkuri. 

Seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa ikan tuna kaya akan kandungan asam amino bebas histidin. Jika cara pengolahannya salah maka zat histidin dalam daging tuna akan berubah menjadi senyawa toksik atau disebut dengan istilah histamin. 

Senyawa histamin inilah yang mengeluarkan racun scombroid dan menyebabkan alergi, jika anda mengkonsumsinya dalam porsi berlebihan justru tidak akan menyehatkan tubuh. Demikian pula halnya dengan ikan laut yang mengandung merkuri.

Efek ini terjadi karena lingkungan tempat ikan tersebut hidup tercemar oleh zat – zat kimia karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab terhadap keselamatan kehidupan laut, sehingga berbahaya bagi perkembangan kesehatan ibu dan janin yang dikandung. Fisik ikan tuna yang terlanjur mengandung merkuri atau yang terkontaminasi adalah berbeda dari ikan tuna di lingkungan sehat.

Tuna yang mempunyai fisik tubuh berwarna kuning mempunyai kandungan merkuri lebih rendah dibandingkan dengan ikan tuna yang tubuhnya berwarna putih atau albacore. Untuk wanita hamil, disarankan mengkonsumsi ikan tuna dalam sehari tidak lebih dari 6 ons, sehingga anda akan benar – benar merasakan manfaat ikan ini mulai dari lemak, daging dan minyaknya untuk membantu menjaga kesehatan dan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh.


Rabu, 17 Februari 2016

Tips Pola Makan Untuk Persiapan Kehamilan




Saat terjadi pembuahan, janin sudah tereskpose apa yang dimakan ibu sejak dua mingu sebelumnya. Pilih makanan sehat dan perhatikan asupan makanan yang mendukung pembentukan janin sehat. 


• Protein

meningkatkan produksi sperma. Makanlah telur, ikan, daging, tahu dan tempe.

• Asam folat

Penting bagi calon bunda sejak prakonsepsi sampai kehamilan trimester pertama. Berperan dalam perkembangan system saraf pusat dan darah janin, cukup asam folat akan mengurangi risiko bayi lahir dengan cacat sistem saraf sebanyak 70%. Makanlah sayuran hijau tua jeruk, avokad, hati sapi, kedelai, tempe dan serealia.

• Vitamin A dan E

Jika kurang pembentukan sperma ayah terhambat. Makanlah hati, sayuran, buah warna merah (vitamin A), tauge (vitamin E).

• Cukupi zat seng

Bagi calon Bunda, seng membantu produksi materi generatik ketika pembuahan terjadi. Bagi calon ayah, melancarkan pembentukan sperma, makanlah kerang, daging telur, biji-bijian dan kacang - kacangan.

• Cukupi zat besi

Kekurangan zat besi membuat siklus ovulasi (pelepasan sel telur) bunda terganggu. Sumbernya : hati, daging merah, kuning telur, sayuran hijau, jeruk dan serealia yang diperkaya zat besi.

• Fosfor

Jika kekurangan, akan menurunkan kualitas sperma calon ayah. Ada di susu dan ikan teri.
  

• Daging mentah, karena mengandung Toksoplasma, parasit penyebab infeksi janin dan bakteri E.coli yang berbahaya bagi kehamilan dan janin.

• Sayuran mentah (lalap dan salad). Bila proses pencucian kurang baik, dapat mengandung toksoplasma.

• Daging ayam dan telur ½ matang atau mentah, kemungkinan ada bakteri salmonella penyebab diare berat.

• Ikan bermekuri Merkuri yang terakumulasi dan tertinggal di darah akan mempengaruhi sistem saraf janin. Waspada makan ikan tuna kalengan, tuna beku, kakap putih, bawal hitam, marlin, tongkol, dan hiu. Meski kaya omega 3 dan 6, ikan dari sebagian perairan Indonesia diduga tercemar merkuri melalui penurunan kualitas air maupun rantai makanan.

• Keju lunak (brie, camembert, blueveined cheese, keju dari susu kambing dan domba). Berisiko membawa bakteri listeria.

• Minuman alkohol menyebabkan kelainan perkembangan janin.


 Kafein, menghambat kehamilan dan mengurangi penyerapan zat besi.

Selasa, 16 Februari 2016

Makanan Jitu Pengganti Nasi untuk Ibu Hamil




Kehamilan membuat wanita mengalami beberapa perubahan, seperti perubahan hormon, ukuran tubuh, berat badan dan selera makan. Beberapa Ibu hamil akan mengalami nafsu makan berkurang, sebaliknya ada beberapa malah mengalami nafsu makan yang bertambah. Nah bagi Ibu hamil yang mengalami penurunan nafsu makan biasanya disebabkan oleh faktor rasa mual dan muntah, tidak dapat mengonsumsi makanan tertentu ataupun merasa bosan terhadap jenis bahan makanan tertentu. 

Sebaiknya hal ini segera dicarikan solusinya agar kesehatan si Kecil di dalam kandungan tetap terjaga. Sebaliknya, bagi yang nafsu makannya meningkat sehingga berat badan Ibu ataupun berat janin bertambah hingga melebihi angka normal, sebaiknya juga segera dicarikan solusinya. 

Salah satu solusi untuk kedua kondisi tersebut adalah mencoba makanan pokok selain nasi bagi yang mengalami susah makan, karena beberapa Ibu hamil dapat mengalami muntah setelah makan nasi. 

Dan bagi Ibu hamil yang mengalami obesitas juga dapat mengganti bahan nasi untuk program diet sehat pada kehamilan Anda. Kenapa harus nasi? Karena nasi putih memiliki indeks glikemik (GI) cukup tinggi, yaitu 70-80 sehingga nasi dapat diserap menjadi gula darah dan menyebabkan kegemukan. Nah apa sajakah bahanmakanan pengganti nasi tersebut? Silakan disimak ya Bu!

1. Pasta



Pasta memiliki kadar indeks glikemik 4,1, namun cukup untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat. Bahkan, asam folat yang terkandung di dalam pasta pun sangat bermanfaat bagi perkembangan sistem saraf janin.

2.  Jagung



Indeks glikemik jagung sekitar 55 sehingga aman untuk dikonsumsi ibu hamil yang bermasalah dengan berat badan berlebih. Selain itu, jagung juga mengandung berbagai nutrisi seperti antioksidan, vitamin B, mineral dan serat. Dan bagi Ibu hamil yang mengalami mual muntah, Anda bisa mencoba jagung rebus karena tidak menyebabkan rasa mual.

3.  Ubi jalar



Selain kaya akan vitamin A, C, dan kalium, ubi jalar juga memiliki kadar indeks glikemik yang rendah, yaitu sekitar 54. Ubi rebus juga nikmat disantap saat rasa mual muntah mendera. Jadi Anda pun tetap bisa makan dengan menu sehat meski tanpa nasi.

4.  Sukun



Sukun mengandung karbohidrat yang tidak mempengaruhi kenaikan berat badan. Bahkan senyawa flavonoid dalam sukun juga bermanfaat menjaga kesehatan ginjal dan jantung. Indeks glikemik dalam sukun yang rendah membuat Ibu hamil yang mengalami obesitas maupun penderita diabetes aman untuk menyantapnya.

5.  Singkong



Meski dianggap sebagai jenis pangan lokal, ternyata singkong dengan kandungan indeks glikemik-nya yang hanya 55 sangat baik dikonsumsi oleh Ibu hamil yang mengalami kegemukan karena kandungan serat dalam singkong lebih banyak daripada nasi.

Pasta, jagung, sukun, ubi jalar dan singkong dapat menggantikan hadirnya nasi putih di dalam menu keseharian Anda ya Mom. Dengan mengonsumsi kelima bahan pengganti nasi tersebut Anda dan si Kecil pun makin sehat. 


Semoga bermanfaat!

Senin, 15 Februari 2016

Rahasia Cara Merawat Bayi Yang Terkena Selsema




Sebagai ibu bapak, kita mesti teliti dan perhatian bila anak kecil mulai batuk batuk, selsema, hidung tersumbat dan pastinya susah untuk mereka tidur malam. Kalau kita sebagai orang dewasa bila terkena batuk dan selsema, pastinya susah nak bernafas dan tidur malam. Apatah lagi anak kecil, yang masih tidak pandai untuk mengeluarkan hingus dan kahak untuk proses penyembuhan berlaku.

Usaha kita pasti samada untuk merujuk Doktor untuk mendapatkan ubat moden atau cuba petua - petua tradisional yang dapat membantu mengurangkan dan melegakan bayi atau kanak kanak yang batuk dan selsema. Berikut inilah beberapa tips yang saya bagikan untuk para orang tua :

1. Madu



Madu merupakan obat penyembuhan yang sangat mujarab untuk anak anda dan untuk semua orang.

Untuk anak anak saya, seawal usia setahun saya mengamalkan memberi mereka minum Madu setiap pagi sebelum sarapan. Bukan saja untuk mencapai kesihatan optimum malah dapat mengamalkan Sunnah Rasulullah dalam diri anak anak kita.

Jika mereka batuk atau selsema, saya akan menambahkan dos Madu kepada mereka daripada hanya 1x setiap hari kepada 2-3 kali.
Alhamdulillah, memang dapat di lihat kesannya. Menurut kajian Jerry D. Gray lagi, memakan madu ketika perut kosong membantu bagi membersihkan tubuh kita daripada lendir dan kahak.

Pilhan saya untuk anak anak ialah QASEH GOLD JUNIOR. Bukan saja bahan utama ialah Madu malah mengandungi 8 jenis makanan Sunnah dan tambahan lain.  Alhamdulillah, memang memuaskan.


2. Minyak Bawang Putih



Kenapa Bawang Putih agaknya ya??

Mengikut hasil coretan Jerry D Gray dalam bukunya “Rasulullah is My Doctor’, Bawang Putih adalah satu satunya antibiotic yang dapat membunuh bakteria. Pada masa yang sama, bawang putih dapat melindungi tubuh daripada racun yang menyebabkan jangkitan.Bahkan, bapa ubat Antibotik iaitu Lois mengakui, bawang putih mempunyai kesan yang sama dengan penisilin. Menurut kajiannya lagi, Bawang Putih dapat membantu penyakit Keracunan Darah, Bronkitis, Kolestrol, Batuk Selsema dan Hidung Tersumbat, dan banyak lagi.

Ramuan ini banyak di kongsikan di Internet untuk membantu mengatasi batuk selsema bayi, iaitu bawang putih dicampur dengan minyak bayi/ zaitun dan diletakkan di tapak kaki Bayi dan dipakaikan stokin ( sebagai ‘Garlic Sock.) dan juga digunakan untuk disapu ke dada belakang dan leher Bayi. Di atas adalah cara - cara penyediaan yang telah saya coba beberapa kali untuk anak tersayang, dimulai dengan :

1.            Kupas beberapa Ulas Bawang Putih

2.            Bakar sehingga naik bau

3.            Tumbuk hingga lumat

4.            Campurkan dengan sebarang minyak Bayi/ minyak zaitun

5.            Biar seketika

6.            Ambil minyak dan sapukan kepada Bayi di tapak kaki, belakang, dada (Jangan ambil bawang putih ya, takut kulit anak sensitif)

3. Fisioterapi



Apa itu tepuk percussion ya? Menurut titipan Utusan Malaysia bertarikh 30 July 2009, Ibu bapa biasanya akan merujuk anak mereka ke hospital apabila mendapati anak mereka menghadapi masalah pernafasan seperti hidung tersumbat, pernafasan berbunyi serta simptom seakan penyakit asma.

Sebenarnya jika ibu atau bapa mempunyai sedikit ilmu fisioterapi, mereka boleh mempraktikkan kepada bayi mereka agar tidak mudah berlaku jangkitan lain terhadap bayi. Sebagai contoh, jika bayi mengalami hidung tersumbat dan batuk berkahak dan di rumah memang tidak mempunyai mesin sedut hingus, ibu bapa boleh mencuba teknik tepukan yang dinamakan percussion ke atas bayi mereka.

Caranya mudah : 

1. Pastikan bayi dalam posisi meniarap dan letakkan bantal di bawah perut, pastikan bantal itu tidak terlalu tebal.

2. Condongkan sedikit posisi bantal dengan kedudukan kepala bayi ke bawah dan kaki di atas, pastikan kaki lurus

3. Ibu atau bapa pula bentukkan tapak tangan seakan cupping (lubang di tengah) dan gunakan kekuatan dari pergelangan tangan untuk menepuk perlahan di belakang bayi

4. Tepuk selama lebih kurang 15 minit dan beralih di kiri dan kanan tubuh bayi pula. Tujuan menepuk ini adalah untuk melonggarkan kahak di dalam paru-paru dan 15 minit selepas selesai menepuk, biasanya bayi akan batuk atau bersin dan sekali gus mengeluarkan kahak dalam bentuk muntah. Jika tertelan, tidak mengapa kerana kahak tersebut akan keluar menerusi najis mereka.

5. Pastikan anak tidak minum susu sejam atau setengah jam sebelum bagi mengelakkan muntah.


Minggu, 14 Februari 2016

Manfaat Air Kelapa Untuk Ibu Hamil





Air kelapa merupakan minuman yang enak dan menyegarkan. Air kelapa juga populer sebagai minuman tradisional yang bisa digunakan untuk menyembuhkan keracunan. Dengan kata lain, air kelapa bisa membersihkan pencernaan dari berbagai senyawa yang merusak dan membahayakan tubuh.

Selain itu, penting juga untuk mengetahui air kelapa dan manfaatnya untuk ibu hamil karena hal itu akan sangat membantu dalam kondisi tertentu. Berbagaimanfaat air kelapa untuk ibu hamil bisa dikatakan merupakan manfaat yang penting dibandingkan dengan pada kondisi yang biasa.
distributor alat kesehatan


Salah satu manfaat air kelapa untuk ibu hamil yang paling penting masih berkaitan dengan fungsinya untuk melancarkan pencernaan. Pencernaan yang lancar akan membuat tubuh lebih mudah menyerap berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Berhubung seorang ibu hamil membutuhkan nutrisi yang lebih banyak daripada nutrisi bagi orang kebanyakan, maka mengkonsumsi air kelapa akan sangat membantu mereka memperoleh tujuan tersebut. Selain itu, pada ibu hamil, secara alamiah pencernaan biasanya dihambat dan air kelapa akan membantu untuk membuat pencernaan yang terhambat itu menjadi lancar kembali.

Selanjutnya manfaat air kelapa untuk ibu hamil yang lain adalah bahwa air kelapa membantu menghindari kondisi yang berbahaya bagi ibu hamil yaitu dehidrasi. Kondisi spesial ibu hamil yang cenderung membutuhkan air dalam kapasitas yang lebih banyak dari orang kebanyakan akan sangat terbantu oleh air kelapa, khususnya air kelapa muda. Hal itu disebabkan pula oleh banyaknya senyawa penting bagi tubuh yang terkandung dalam air kelapa termasuk kalsium dan zat besi yang juga akan membantu kesehatan janin.

Selain itu, dengan mengkonsumsi air kelapa, seorang ibu hamil juga akan mendapatkan kekebalan tubuh yang lebih dari berbagai penyakit. manfaat air kelapa untuk ibu hamil yang satu ini disebabkan oleh kandungan air kelapa yang kaya oleh asam laurat. Asam laurat memiliki fungsi yang sangat penting yaitu untuk mencegah berbagai penyakit secara alamiah. Hal itu jelas memberikan besar sekali manfaat minum air kelapa untuk ibu hamil.



Jumat, 12 Februari 2016

6 Manfaat Sukun Bagi Ibu Hamil




Anda suka mengonsumsi sukun, Mom? Buah yang berbentuk bulat dan tidak memiliki  biji ini memang banyak disukai oleh banyak orang karena hasil olahannya yang variatif dan nikmat. Sukun biasa disantap dalam bentuk sukun kukus, sukun goreng, cake sukun, keripik, dan lainnya. Tahukah Anda, jika di balik rasa gurih dan manisnya sukun, juga terkandung banyak manfaat bagi kesehatan Ibu hamil dan janin. Nah, apa sajakah manfaat sekaligus khasiat sukun tersebut?

1. Karbohidrat

Sukun kaya akan karbohidrat dan menjadi salah satu bahan makanan pengganti nasi putih. Meski begitu, kandungan karbohidrat dalam sukun tidak mudah mempercepat kenaikan berat badan karena kadar indeks glikemik (GI) lebih rendah daripada nasi putih. Jadi, sukun aman dikonsumsi oleh Ibu hamil yang mengalami obesitas atau dalam program diet serta yang menderita diabetes. Bahkan, senyawa flavonoid dalam sukun bermanfaat menjaga kesehatan ginjal dan jantung.

2. Omega 3 dan Omega 6

Omega 3 dan omega 6 bermanfaat untuk membantu perkembangan sistem saraf janin dan meningkatkan kecerdasan ketika bayi lahir kelak. Selain itu, kedua jenis asam lemak esensial ini sangat baik untuk kesehatan jantung Ibu hamil dan janin.

3. Serat

Ibu hamil rentan mengalami sembelit dan obesitas. Khasiat sukun dapat mengatasi kedua masalah tersebut. Hal ini dikarenakan sukun mengandung banyak serat yang berkhasiat memperlancar buang air besar dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Bahkan, serat ini pun juga bermanfaat mengurangi penyerapan gula oleh tubuh. Karena itu, sukun aman dikonsumsi oleh Ibu hamil yang mengidap penyakit diabetes.

4. Vitamin C

Sukun kaya akan vitamin C. Vitamin ini berfungsi sebagai antioksidan yang dapat mencegah infeksi dan menangkal radiasi bebas. Selain itu, vitamin C juga bermanfaat untuk menjaga kecantikan kulit Ibu hamil, meningkatkan penyerapan zat besi sehingga Ibu hamil terhindar dari keluhan anemia.

5. Kalsium

Kalsium sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang dan gigi pada janin dan Ibu hamil. Selain susu, sukun juga dapat dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan kalsium Anda.

6. Zat besi

Ibu hamil sering mengalami kekurangan darah yang disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi. Bagi Ibu hamil penderita anemia, Anda dapat mengonsumsi sukun untuk meningkatkan volume darah dalam tubuh sehingga Anda pun terbebas dari serangan anemia. Sukun banyak dijumpai di Indonesia. Nah, tunggu apa lagi, Mom? Segera kreasikan bahan sukun menjadi santapan favorit Anda dan keluarga. Selain sedap di mulut, sukun juga baik bagi kesehatan Anda dan janin.

Semoga bermanfaat!

Kamis, 11 Februari 2016

Cara Ampuh Merawat bayi agar tumbuh sehat dan gemuk




Dear Ayah Bunda, berat badan merupakan salah satu parameter pertumbuhan seorang anak, di samping faktor tinggi badan. Karena itu terdapat istilah tumbuh kembang pada anak. Tumbuh berarti bertambah besar sel-selnya dan kembang berarti bertambah matang fungsi sel-selnya. Nah, bila anak kurus beratnya tak sesuai dengan berat badan ideal menurut umur, maka dikatakan pertumbuhannya kurang baik.

Berat badan ideal seorang anak memiliki range. Untuk ukuran berat badan ini umumnya di Indonesia menggunakan parameter hitungan Departemen Kesehatan untuk konsumsi nasional, yaitu KMS (Kartu Menuju Sehat)

Secara kasar dapat dipakai patokan sebagai berikut; anak umur setahun beratnya tiga kali berat badan lahir. Umur 2 tahun kira-kira 4 kali berat badan lahir. Jadi, kalau bayi lahir dengan berat badan 3 kg maka pada usia 1 tahun beratnya 9 kg dan pada usia 2 tahun jadi 12 kg.

Lebih spesifik lagi, bayi 3 bulan pertama kenaikan beratnya antara 600 gr-1000 gr. Jadi per minggunya naik 150-250 gr. Kemudian 3 bulan kedua naik sekitar 600-700 gram per bulan. Tiga bulan ketiga sekitar 400-500 gr. Tiga bulan keempat 300-400 gram. Di atas satu tahun, 1-3 tahun kira-kira kenaikannya sekitar 250 gram atau seperempat kilogram per bulan.

Apa saja sih faktor-faktor yang menyebabkan anak susah naik berat badannya dan bagaimana cara menanganinya? 


1. Faktor Kurang Asupan Gizi

Banyak Ayah Bunda merasa sudah cukup memberi asupan makanan yang bergizi. Baik kuantitas dan kualitasnya sesuai dengan menu gizi seimbang yang mengandung; karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Tetapi setelah dianalisis, ternyata banyak dari Bunda yang tidak menyadari bahwa yang diberikan kuantitasnya masih kurang dari kebutuhan yang diperlukan anak. 

Idealnya, asupan gizi anak dan nutrisinya harus sebanding dengan aktifitas fisik dan otaknya. Padahal setiap bulan seorang anak beratnya harus selalu ada kenaikan. Kalau ternyata setiap bulan berat badannya tidak naik atau naik tapi tidak memuaskan maka harus dievaluasi kembali masukan gizi dan nutrisinya dengan memperhitungkan pula aktivitas fisiknya. Apakah asupan gizinya sudah cukup untuk mengantisipasi kelebihan aktivitasnya.

2. Faktor Penyakit

Anak susah bertambah berat dan tinggi badannya, bisa juga dikarenakan terdapat penyakit pada diri si buah hati. Akibatnya anak tak mau makan/anoreksia. Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan anak kurus akibat tak mau makan antara lain adalah infeksi seperti infeksi paru-paru (TBC), infeksi saluran kemih, infeksi parasit dan lain-lain. 

Selama penyakitnya tak disembuhkan maka tetap akan kurus, sebab asupan makannya kurang karena anak tak nafsu makan. Dengan begitu berat badannya pun tak naik-naik. Akibatnya anak susah untuk gemuk.

3. Faktor Kekurangan Protein Albumin

Albumin merupakan plasma protein tubuh yang jumlahnya separuh dari total protein tubuh. Karena menjadi plasma protein, maka peranan albumin sangat vital mulai dari pembentukan jaringan sel baru.penyusun struktur sel, antibodi, enzim, hingga hormon. Albumin ini disintesis oleh sel hati dan dikeluarkan langsung ke pembuluh darah tanpa disimpan.

Tanpa albumin, sel-sel di dalam tubuh akan sulit melakukan regenerasi, sehingga cepat mati dan tidak berkembang. Selain itu menyebabkan tekanan osmotik darah turun sehingga pengangkutan asam lemak, obat, hormon, dan enzim terganggu. Albumin inilah yang berperan penting dalam proses tumbuh kembang anak.

Bila kadar albumin rendah, protein yang dikonsumsi anak akan pecah. Protein yang seharusnya dikirim untuk pertumbuhan sel menjadi tidak maksimal. Pada anak yang kekurangan albumin, seperti penderita tuberkulosis (TBC atau TB), daya kerja obat yang diminum menjadi kurang maksimal.

Sementara pada anak yang sedang berada di fase periode emas pertumbuhan (golden age), yaitu usia 1-5 tahun, kekurangan albumin akan sangat mengganggu pertumbuhan badan dan otaknya. Semakin sedikit albumin, pertumbuhan sel ditubuh dan otak akan semakin lambat. Pertumbuhan sel yang lambat inilah yang menyebabkan anak lambat perkembangan tubuhnya serta menjadi kurang cerdas.

Tetapi yang sangat menarik, jika konsumsi berlebihan albumin ini tidak akan menyebabkan kelebihan albumin (hiper albumin).


1. Cari Tahu Penyebabnya

Penting untuk dipahami Bunda, bahwa untuk membuat anak kurus menjadi gemuk, sangat tergantung penyebabnya. Bila lantaran penyakit, ya, harus disembuhkan dulu penyakitnya. Umumnya setelah sembuh dari penyakit, nafsu makannya akan membaik sehingga ia tak sulit makan. Selain itu berilah nutrisi yang baik agar berat badannya bertambah.


2. Berikan Anak Asupan Gizi Seimbang

Bila anak kurus bukan lantaran penyakit, maka untuk membuatnya menjadi gemuk dilakukan dengan menganalisis diet makannya. Tentu dengan menu gizi seimbang. Apakah asupan makannya sehari-hari sudah memenuhi kebutuhan sesuai umur dan aktivitasnya. Jika anaknya termasuk aktif, dengan sendirinya maka asupan makanannya harus lebih banyak secara kuantitas. Bila berat badannya tak kunjung naik berarti asupannya tak memenuhi kebutuhannya.

3. Atur Jadwal Makan Anak

Dalam hal jadwal makan harus diperhatikan waktunya. Ingat, perut anak kosong setiap 3-4 jam. Karena itu biasanya pemberian makan sekitar 7 kali sehari yang terdiri 3 kali makanan padat dan selebihnya nutrisi tambahan untuk anak usia 1 tahun ke atas. Jadi jangan mentang-mentang mau anak gemuk lalu dipaksa makan setiap jam, padahal belum waktunya makan.

4. Berikan Nutrisi Pendamping Terutama Protein Albumin

Selain itu nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh balita agar ia dapat tumbuh sehat dan kuat. Salah satunya adalah protein albumin. Protein albumin adalah nutrisi yang sangat penting yang dibutuhkan setiap sel dalam tubuh anak untuk pertumbuhan atau perbaikan. Kadar albumin normal di dalam tubuh antara 3,5-4,5 g/dl. Kadar albumin yang kurang dari 2,2 g/dl menunjukkan masalah pada tubuh.

Umumnya masalah gizi yang diderita anak-anak bukan hanya disebabkan oleh asupan yang kurang, tetapi juga karena zat gizi yang berhasil dibawa oleh darah sangat sedikit, sehingga tidak bisa memberi gizi pada sel. Kasus seperti ini sering ditemukan pada anak-anak yang mempunyai kebiasaan makan banyak dan cukup bergizi, tetapi pertumbuhannya sangat lambat.

Banyak Bunda yang kemudian mengaitkan lambatnya pertumbuhan anak dengan gejala cacingan. Padahal, penyebab utama adalah karena kekurangan albumin. Kekurangan albumin menyebabkan zat gizi di dalam darah tidak dapat disalurkan dengan baik ke sel-sel tubuh yang memerlukan.

Kekurangan gizi seperti ini pun berdampak terhadap penurunan daya kekebalan tubuh, sehingga anak mudah sakit. Sementara pada anak yang menderita penyakit tertentu, semisal TBC, akan menjadi lebih lama untuk disembuhkan.

Sebenarnya tubuh memiliki cadangan albumin yang bisa digunakan bila asupan albumin sangat kurang. Cadangan albumin berada di dalam otot. Namun, bila albumin cadangan ini diambil terus-menerus, anak akan mengalami gangguan pertumbuhan. Anak tersebut akan terlihat sangat kurus dan tubuhnya tidak bugar.

Itulah sebabnya Bunda, bila anak kita sulit sekali tumbuh, sebaiknya bukan hanya diberi obat anti cacing. Usahakan untuk selalu menyajikan makanan yang kaya protein albumin. seperti ikan gabus.

Apa itu ikan gabus dan mengapa??


Ikan gabus adalah jenis ikan air tawar,  ikan ini memiliki nama ilmiah Channa striata yang memiliki bentuk fisik cukup besar saat dewasa, ikan gabus dapat tumbuh hingga mencapai 1 m panjangnya. Ikan gabus ini memiliki kepala besar mirip kepala ular, gabus termasuk jenis ikan predator dan sering kita jumpai di sungai yang memiliki arus tenang atau pun di rawa-rawa.

Hasil riset Prof. Dr. Ir. Eddy Suprayitno, MS, dari Fakultas Perikanan Brawijaya Malang mengungkapkan, kandungan albumin pada ikan gabus sangat tinggi yaitu 62,24 g/kg. Sementara telur hanya 9,34 g/kg. Seperti apa yang dialami oleh Dahlan Iskan (Menteri BUMN RI), beliau sebelum operasi hati akibat penyakit hepatitis B, meminta saran kepada Prof. Eddy bagaimana cara menjaga protein di darahnya. Prof Eddy menyarankan agar Dahlan konsumsi ikan gabus. Sejak itu, kondisi tubuhnya semakin segar dan sehat.

Berdasarkan hasil penelitian ikan gabus memiliki kandungan: Protein = 79,5 %, Albumin = 30,5 %, Mineral = 5,95 % , Kadar Air = 2,84 % kandungan kesemuanya ini sangat baik bagi kesehatan tubuh. Kandungan protein ikan gabus lebih tinggi daripada bahan pangan yang selama ini dikenal sebagai sumber protein seperti telur, daging ayam, maupun daging sapi, termasuk jenis ikan yang ada. Nilai cerna protein ikan gabus juga sangat baik, yaitu mencapai lebih dari 90 persen.

Daging ikan gabus sangat rendah kolagen menjadikan lebih mudah dicerna bayi, kelompok lanjut usia, dan juga orang yang baru sembuh dari sakit. Bayi memerlukan asupan protein tinggi, tetapi belum memiliki saluran pencernaan yang sempurna. Tapi sayangnya pengolaan ikan gabus untuk anak kecil cukup merepotkan. Karena rasanya belum tentu anak suka.
Keunggulan protein ikan gabus lainnya adalah kaya akan albumin, jenis protein terbanyak (60 persen) di dalam plasma darah manusia. Peran utama albumin di dalam tubuh sangat penting, yaitu membantu pembentukan jaringan sel baru. Tanpa albumin; sel-sel di dalam tubuh akan sulit melakukan regenerasi, sehingga cepat mati dan tidak berkembang.

Kami memahami, orang tua mana, sih, yang bisa tenang-tenang saja kalau anaknya tampak kurus. Bisa dipastikan berbagai upaya dilakukan orang tua agar si buah hati bisa gemuk dan sehat. Jadi jika Anda ingin anak tumbuh kembang dengan maksimal ketahui penyebab, berikan gizi maksimal dan jangan pernah lupa untuk memberikan asupan nutrisi protein albumin dan vitamin dengan teratur.


Tips Agar Bayi Cepat Masuk Panggul





Pada usia kehamilan trimester ketiga membuat ibu hamil merasa sangat berhati-hati dan tak sabar untuk menyambut sang buah hati lahir ke dunia. Tentu anda juga sudah menyiapkan beberapa persiapan untuk menyambutnya, baik itu siap mental maupun material. 

Nah, buat anda ibu hamil yang usia kehamilannya sudah memasuki minggu 3, apakah posisi sudah siap dengan posisi kepala di bawah dan masuk ke rongga panggul? Jika belum ibu jangan khawatir, ibu bisa melakukan beberapa tips dibawah ini yang bisa membantu mempercepat janin mauk ke rongga panggul. 


1.  Ibu hamil rajin berolahraga

o   Ibu bisa melakukan gerakan jongkok berdiri

Lakukanlah secara rutin setiap pagi dan sore dengan cara berpegangan di tempat tidur atau sesuatu yang kuat menahan beban badan ibu. Lakukan gerakan ini sebanyak 5 – 8 hitungan.

o   Ibu bisa mengikuti kelas senam hamil

instruktur senam pasti akan membimbing ibu dalam melakukan gerakan untuk membantu mendorong bayi masuk rongga panggul.

o   Olahraga jalan kaki

Olahraga ringan seperti jalan kaki ini juga mampu untuk mendukung gerakan bayi masuk rongga panggul. Lakukanlah selama 30 menit setiap hari.

2.  Ibu hamil sering nungging

o  Lakukanlah posisi nungging untuk memutar posisi kepala janin, bahkan hingga masuk panggul. Atur posisi nungging dengan dada menempel pada matras atau kasur, miringkan wajah, dan lebarkan kaki. Lakukan posisi ini sebanyak 2 kali sehari selama 10–15 menit.

o  Ibu bisa melakukan kegiatan mengepel lantai dengan cara jongkok, hal ini bisa juga mempercepat bayi masuk ke rongga panggul.

o Ibu bisa melakukan gerakan sujud seperti dalam shalat. Dengan melakukan gerakan ini juga bermanfaat agar posisi si bayi masuk ke rongga panggul.

3.  Ibu mengajak bicara janin di dalam kandungan

Dengan sering mengajak bicara janin di dalam kandungan juga bisa membantu proses janin masuk ke rongga panggul. Karena komunikasi yang terjalin antara ibu dan janin di dalam kandungan bisa mempererat ikatan batin antara ibu dan anak. Oleh karena itu, ibu bisa meminta bayi ibu di dalam kandungan agar mau masuk ke rongga panggul sebagai jalan lahirnya. Lakukanlah dengan cara mengelus perut ibu dan sambil berbicara kepadanya. 

Seperti “ ayo dek, bantuin bunda ya cari jalan lahir agar kamu bisa lahir dengan normal dan cepat, bunda tidak sabar ingin melihatmu sayang..”

Untuk mengetahui bayi sudah masuk ke rongga panggul atau belum ibu bisa melakukan USG ke dokter kandungan. Biasanya bidan atau dokter juga bisa mengetahui posisi bayi dengan cara meraba perut anda.


o             Susah buang air besar

o             Tidak nyaman pada bagian panggul bagian bawah

o             Buang air kecil semakin sering

Apabila kehamilan anda sudah memasuki 35 minggu sebaiknya periksakan ke dokter agar anda mengetahui posisi bayi dan anda pun bisa mempersiapkan untuk persalinan normal. Mengetahui posisi bayi sudah masuk ke rongga panggul adalah sangat penting karena apabila sudah siap dengan posisi itu maka persalinan bisa berjalan dengan normal dan cepat.

Semoga cara agar janin cepat masuk ke rongga panggul tadi bisa membantu. Semoga bermanfaat dan salam sehat selalu…


Rabu, 10 Februari 2016

Tips Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi




Jika bayi kerap rewel tanpa sebab yang jelas, bisa jadi karena perutnya kembung. Kenali tandanya dan ketahui cara mengatasinya.

Perut kembung pada bayi membuat bayi tidak nyaman sehingga dia menjadi rewel dan sering menangis. Sebenarnya kembung pada bayi usia 3 sampai 4 bulan adalah hal yang wajar, karena memang saluran pencernaannya belum berfungsi sempurna. Seiring bertambahnya usia, mereka juga akan sering mengalami perut kembung karena mulai mencoba makanan yang berbeda untuk pertama kalinya.

Pada bagian perut memang terdapat gas atau udara, namun yang menjadi masalah jika gas di dalamnya berlebih. Pada anak yang lebih besar atau orang dewasa, gas tersebut dapat dengan mudah dikeluarkan. Tapi pada bayi, tidak semua bayi dapat dengan mudah mengeluarkan gas dari dalam perutnya, mereka membutuhkan bantuan untuk mengeluarkannya.


Bila bayi mulai rewel dan menangis tanpa alasan yang jelas, cobalah untuk memeriksa bagian perutnya. Jika perut bayi terasa agak keras, dan beberapa kali buang angin, ini merupakan tanda perut bayi kembung.

Selain rewel dan menangis, perhatikan pula gerakan bayi. Jika dia sering menggeliat dan melengkungkan punggungnya ke belakang, serta mengangkat kedua kakinya, bisa menjadi pertanda bahwa dia sedang merasakan kembung.


Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi perut kembung pada bayi : 

1. letakkan bayi di kasur dengan posisi tidur

2. Anda juga dapat mencegah munculnya perut kembung pada bayi. Caranya, setelah bayi minum susu, gendonglah bayi dengan posisi terlentang, angkat kedua kakinya dan gerakan seperti sedang mengendarai sepeda. Gerakan ini dapat membantu mengeluarkan gas dari perut bayi.

3. Cara lainnya yang dapat Anda lakukan adalah dengan memijat perlahan perut bayi dengan gerakan searah jarum jam. Sama seperti gerakan sebelumnya, cara ini dapat dilakukan dengan posisi tidur. Selain itu, Anda juga bisa mengusap-usap punggungnya dengan meletakkan bayi di atas kedua paha Anda dengan posisi perut menghadap ke bawah atau telungkup.

4. Anda juga dapat mencegah munculnya perut kembung pada bayi. Caranya, setelah bayi minum susu, gendonglah bayi dengan posisi tegak agar susu dapat secara perlahan dan lancar masuk ke dalam perut sehingga tidak menimbulkan masalah perut.

5. Selain itu, susui bayi Anda sebelum dia merasa lapar. Hal ini bisa meminimalkan kemungkinan perut kembung pada bayi akibat masuk angin.

6. Perut kembung pada bayi juga bisa menjadi tanda adanya masalah pencernaan yang serius, oleh karena itu jika bayi semakin rewel, sulit untuk buang air besar, muntah, atau bahkan demam, sebaiknya Anda langsung menghubungi dokter.


Perut kembung pada bayi dapat disebabkan oleh beberapa hal. Berikut ini adalah beberapa penyebab perut kembung pada bayi yang perlu Anda ketahui :

1. Makanan yang dikonsumsi ibu

Penyebab perut kembung pada bayi yang masih meminum ASI, bisa disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi sang ibu. Jadi, Anda perlu lebih memerhatikan makanan yang Anda konsumsi. Sebaiknya kurangi atau hindari makanan yang akan membentuk gas setelah dicerna seperti kubis, kembang kol, brokoli, bawang atau kacang.

2. Makanan yang dikonsumsi bayi

Jika bayi telah berusia 6 bulan dan sudah mulai makan,  Anda perlu memerhatikan makanannya. Sayuran memang bagus untuk bayi, tapi tidak semua sayuran bisa dikonsumsi secara berlebih. Misalnya brokoli. Meski sehat, jika dikonsumsi secara berlebih, sayuran ini dapat membuat perut si kecil kembung.

3. Minuman selain ASI

Cukup minum air memang baik untuk tubuh karena dapat membantu bayi membuang kotorannya. Tapi lain halnya jika pada bayi berusia kurang dari 6 bulan. Mereka masih belum diperbolehkan untuk minum air selain ASI atau susu formula karena dapat meningkatkan kesulitan untuk membuang gas dari perutnya. Begitu juga dengan jus, jus dapat membuat bayi mengalami diare, sakit perut dan gas berlebih karena kesulitan dalam mencerna kandungan gula buah yang terdapat dalam jus.

4. Dot bayi

Jika bayi Anda meminum susu formula dari botol, sebaiknya Anda lebih cermat dalam memilih dot yang pas. Ujung dot yang terlalu kecil atau terlalu besar dapat membuat lebih banyak udara masuk ke dalam perut bayi ketika sedang minum susu dan dapat menimbulkan masalah perut seperti kembung, ataupun sakit perut.

Anda tidak perlu panik jika bayi Anda rewel dan bagian perutnya terasa keras karena kembung. Cukup lakukan beberapa cara yang dapat mencegah munculnya perut kembung pada bayi. Namun jika bayi Anda sangat rewel dan sulit untuk ditenangkan, serta menunjukkan gejala lain, ada baiknya Anda konsultasikan hal ini kepada dokter Anda.