Kamis, 18 Februari 2016

Manfaat Ikan Tuna Untuk Ibu Hamil




Ikan tuna merupakan salah satu ikan laut yang memiliki beberapa spesies dari famili scombridae dan genus thunnus. Ikan ini termasuk perenang andal (penelitian pernah mengukur mampu mencapai 77 km/jam). Juga mempunyai aspek fisiologi tuna yaitu kemampuan untuk menjaga suhu tubuh tetap lebih tinggi daripada suhu lingkungan di sekitarnya seperti spesies tuna besar, tuna sirip biru (thunnus thynnus), bisa menaikkan suhu darahnya di atas suhu air karena aktifitas otot – otot mereka. 

Hal inilah yang membuat ikan tuna bertahan hidup pada air laut yang lebih dingin sehingga dapat hidup dalam kondisi yang paling sulit sekalipun. Secara biologi, ciri – ciri ikan tuna adalah memiliki sirip punggung (dorsal) dua berkas, sirip punggung pertama berukuran kecil dan terpisah dari sirip punggung kedua, dibelakang sirip punggung dan sirip dubur (anal) terdapat jejeran sirip – sirip kecil tambahan yang disebut finlet. 

Sirip ekor bercabang dalam (bercagak) dengan jari – jari penyokong menutup seluruh ujung hipural, dikedua sisi batang ekor terdapat dua lunas samping berukuran kecil dimana pada beberapa spesies tertentu mengapit satu lunas samping yang lebih besar. Di sekitar sirip dada ditutupi oleh sisik – sisik tebal dan agak besar, bagian tubuh sisanya bersisik kecil atau tanpa sisik. Ikan ini juga memiliki tulang belakang (vertebrae) antara 31 – 66 buah. 

Secara umum ikan laut memiliki daging yang berwarna putih, tetapi daging ikan tuna berwarna merah muda hingga merah tua dan bertubuh besar atau fusiform. Hal ini disebabkan otot ikan tuna kaya akan kandungan zat myoglobin. Ikan laut lain yang menyerupai tuna adalah tongkol dan cakalang. 


1). Thunnus alalunga ( bonnaterre, 1788 ), tuna albakora, 105 sentimeter ( 41 in ) 

2). Thunnus albacares ( bonnaterre, 1788 ), madidihang atau tuna jabrig 

3). Thunnus atlanticus ( lesson, 1831 ), tuna sirip hitam 

4). Thunnus maccoyii ( castelnau, 1872 ), tatihu 

5). Thunnus obesus ( lowe, 1839 ), tuna mata besar 

6). Thunnus orientalis ( temminck & schlegel, 1844 ), tuna sirip biru pasifik 

7). Thunnus thynnus ( linnaeus, 1758 ), tuna sirip biru 

8). Thunnus tonggol ( bleeker, 1851 ), tongkol abu - abu 

9). Thunnus karasicus ( lesson, 1831 ), tuna karasik Menurut beberapa sumber, 

fillet tuna adalah bagian dari ikan laut yang berasa sangat lezat, apalagi jika anda pintar mengolahnya menjadi salah satu hidangan seafood atau masakan Padang, sehingga banyak orang yang suka apalagi ikan tuna dikenal juga sebagai bahan makananyang memiliki manfaat tinggi untuk kesehatan ibu hamil, seperti dijelaskan dibawah ini :

1). Ikan tuna memiliki kandungan asam amino bebas histidin yang cukup tinggi, oleh karenanya dengan mengkonsumsi tuna sangat baik untuk program diet yang sedang anda jalani, didukung oleh kandungan protein yang cukup tinggi menjadikan seorang ibu hamil tetap terlihat cantik.

2). Ikan tuna sangat baik untuk kesehatan otak janin sehingga kelak setelah mereka lahir akan menjadi anak – anak yang cerdas. 

3). Zat protein dalam ikan tuna membantu pembentukan kulit, rambut dan kuku yang cantik terhadap calon bayi anda, juga bagus untuk menjaga otot – otot janin tetap kuat serta membersihkan darah ibu menjadi sehat. 

4). Bagus buat pencegahan penyakit secara umum terhadap si ibu seperti baik untuk kesehatan jantung, sumber vitamin B tinggi, menjaga sistem imunisasi tubuh tetap sehat, menjaga tekanan darah tetap normal sehingga terhindar dari stroke, mencegah kanker, dan menurunkan kadar trigliserida.

5). Kandungan ikan tuna seperti kalori, karbohidrat, vitamin dan mineral serta lemak yang bagus untuk kesehatan ibu dan calon bayi. Namun dibalik kelima manfaat makanan laut dari ikan tuna terhadap ibu hamil seperti tersebut di atas, ada dua hal yang perlu mendapat perhatian khusus yaitu porsi dan kandungan merkuri. 

Seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa ikan tuna kaya akan kandungan asam amino bebas histidin. Jika cara pengolahannya salah maka zat histidin dalam daging tuna akan berubah menjadi senyawa toksik atau disebut dengan istilah histamin. 

Senyawa histamin inilah yang mengeluarkan racun scombroid dan menyebabkan alergi, jika anda mengkonsumsinya dalam porsi berlebihan justru tidak akan menyehatkan tubuh. Demikian pula halnya dengan ikan laut yang mengandung merkuri.

Efek ini terjadi karena lingkungan tempat ikan tersebut hidup tercemar oleh zat – zat kimia karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab terhadap keselamatan kehidupan laut, sehingga berbahaya bagi perkembangan kesehatan ibu dan janin yang dikandung. Fisik ikan tuna yang terlanjur mengandung merkuri atau yang terkontaminasi adalah berbeda dari ikan tuna di lingkungan sehat.

Tuna yang mempunyai fisik tubuh berwarna kuning mempunyai kandungan merkuri lebih rendah dibandingkan dengan ikan tuna yang tubuhnya berwarna putih atau albacore. Untuk wanita hamil, disarankan mengkonsumsi ikan tuna dalam sehari tidak lebih dari 6 ons, sehingga anda akan benar – benar merasakan manfaat ikan ini mulai dari lemak, daging dan minyaknya untuk membantu menjaga kesehatan dan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar